Sabtu, 22 Agustus 2015

CONTOH PROPOSAL MASJID NURUL ISLAM DESA PEMATANGSERAI KECAMATAN TANJUNG PURA

Buat teman-teman yang ingin dan butuh contoh proposal disini saya buatkan contoh proposal masjid nurul Islam Desa pematang aserai Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat
kalau pu ada kekurangannya nanti saya posting lagi.



1.    PENDAHULUAN
Bismillahirahmanirrahim.Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menolongnya. Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar.
Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah menyampaikan risalah-Nya, memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk umatnya yang mendapat syafa’at Beliau, nanti di Yaumil Akhir. Amin
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud  sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan  Masjid NURUL ISLAM Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura yang juga akan berfungsi sebagai pusat sarana Ibadah dan pembinaan keislaman di lingkungan masyarakat Desa Pematang Serai sekitarnya.
Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materil, sebagai salah satu waqaf, infaq dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surganya Allah, karena telah membangun rumah Allah dimuka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
]
2.     LATAR  BELAKANG

Berangkat dari kondisi Masjid NURUL ISLAM Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura  saat ini yang memang sudah membutuhkan banyak perbaikkan dan tidak memadainya kondisi fisik bangunan untuk mendukung kegiatan ibadah dan pembinaan ke-Islaman masyarakat sekitar. Untuk itu panitia dengan di dukung segenap masyarakat setempat khususnya ummat Islam sepakat untuk membangun Masjid NURUL ISLAM Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura menjadi sebuah Masjid yang bisa digunakan dengan sebaik – baiknya untuk kegiatan dakwah .Seperti kita pahami bahwa sejak zaman Rasulullah Muhamad SAW, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi merupakan pusat kegiatan berdimensi luas. Ketika Rasulullah Saw dan para sahabatnya  Hijrah dari Mekkah ke Madinah, beliau singgah di suatu tempat yang dikenal dengan Quba. Disinilah Rasulullah membangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid Quba. Begitu juga ketika sampai di Madinah Rasulullah membangun Mesjid Nabawi. Ini semua menunjukan bahwa mesjid memiki kedudukan yang sangat penting bagi kaum muslimin.
Di zaman Rasulullah Saw, mesjid menjadi sarana untuk memperkokoh iman para sahabatnya. Disamping itu, mesjid juga digunakan sebagai sarana peribadatan dan tempat mengkaji ajaran Islam. Allah berfirman : Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan Hari Kemudian, serta tetap mendirikan Shalat, menunaikan Zakat, dan tidak takut(kepada siapa pun) selain kepada Allah maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk (QS: At-Taubah: 8)
Mesjid mengajarkan kaum Muslimin banyak hal. Dalam shalat berjamaah misalnya, banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil. Roh Jama`i dan kebersamaan, ketaatan kepada pemimpin, tujuan hidup yang satu, kesamaan langkah dan gerak, dan masih banyak pelajaran lainya bisa kita ambil dari tempat yang suci ini.
Kebersihan juga pelajaran penting yang bisa diambil dari roh dan semangat Mesjid. Berangkat ke mesjid dalam keadaan berwudhuk dan melepas alas kaki ketika memasuki mesjid. Hal ini mengajarkan kepada setiap pribadi muslim untuk menjaga kebersihan, Setiap mereka harus memulai pekerjaan sehari-harinya dengan niat yang bersih.
Rasulullah saw menjadikan mesjid sebagai sentral ilmu pengetahuan. Dari mesjidlah Rasulullah membina masyarakat baru Madinah. Ahlu Suffah adalah mereka yang banyak mengambil manfaat dari ajaran Rasulullah. Disamping mereka tinggal dibagian belakang masjid mereka juga sangat tekun menghafal hadist-hadist Rasullah Saw. Abu Hurairah adalah salah seorang dari ratusan Ahli Shuffah yang banyak meriwayat hadis dibandingkan sahabat lainya. Tradisi menjadikan mesjid sebagai pusat ilmu pengetahuan ini diteruskan oleh para Ulama Muslimin dalam mengembangkan Risalah Islam setelah wafatnya Rasulullah Saw.
Di era modern sekarang ini kita harus mampu memerankan dan memakmurkan Mesjid. Memakmurkan Mesjid mempunyai dua pengertian. Hissi dan maknawi. Hissi berarti membangun Mesjid secara fisik, membersihkanya, melengkapi sarana wudhuk dan yang lainya. Sedangkan memakmurkan Mesjid secara Maknawi adalah meramaikan Mesjid dengan shalat berjama`ah, membaca al-quran, i`tikaf, dan ibadah lainya. Dan yang tidak kalah penting adalah menjadikan Mesjid sebagai pusat kegiatan dan pengembangan masyarakat.
Dan disamping itu kita harus bisa memposisikan mesjid sebagai wadah pemersatu kaum muslimin. Menghidupkan kembali peranan mesjid dengan segala macam aktivitas yang telah kita paparkan diatas yang telah terbukti membawa kaum muslim pada puncak peradaban besar. Wallahu a`lamu bissawab.

3.     LANDASAN


Sebagai  landasan  pembangunan Masjid NURUL ISLAM Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura adalah sebagai berikut :

a.         Firman Allah SWT dalam surat AI Baqarah ayat 245 Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan
b.         Sabda Rasululla SAW “Barang siapa yang telah membangunkan sebuah masjid, yang sengaja mencari keridhaan Allah, nanti Allah buatkan pula untuknya sebuah rumah di dalam syurga (Hr Bukhari dan Muslim).

4.     NAMA KEGIATAN

Pembangunan KUBAH  Masjid NURUL ISLAM Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura.


5.     TUJUAN
  • Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat.
  • Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam secara nonformal
  • Sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.

6.     PANITIA PEMBANGUNAN MASJID
Terlampir


7.     RENCANA ANGGARAN BIAYA
Terlampir


8.     PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Masjid Babussalam ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Babussalam ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya masyarakat sekitarPeran dan partisipasi dari semua pihak sangat di harapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.


Dibuat di          : Desa Pematang Serai
Pada tanggal     : 20  April  2015


PANITIA PEMBANGUNAN MASJID NURUL ISLAM
DUSUN II  DESA PEMATANG SERAI
KEC. TG.PURA KAB. LANGKAT
Ketua,                               sekretaris,                         Bendahara



                     SUTIADI                   ABDUL HALIM S.Pd           ALI  AKBAR
                                          
Mengetahui :

                                         Kepala Desa Pematang Serai,                  Camat Tanjung Pura ,




                                          RAHMADSYAH SE.                            SURIYANTO S.Sos
                                                                                               NIP 19650628 198602 1 001



















Lampiran-Lampiran

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID
NURUL ISLAM
DUSUN II  DESA PEMATANG SERAI
KECAMATAN TANJUNG PURAKABUPATEN LANGKAT
Sekretariat   : Dusun II Desa Pematang Serai Kecamatan Tanjung Pura  20853
 


KOMPOSISI PANITIA PELAKSANA PEMBANGUNAN
MASJID NURUL ISLAM
DUSUN II  DESA PEMATANG SERAI
KECAMATAN TANJUNG PURA  KABUPATEN LANGKAT



PELINDUNG





PENASEHAT






KETUA PELASANA
WAKIL KETUA
SEKRETARIS
WAKIL SEKRETARIS
BENDAHARA


SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN
KOORDINATOR   
ANGGOTA         


SEKSI PENDANAAN
KOORDINATOR  
ANGGOTA        



:





:
:
:
:



:
:
:
:
:




:
:






:
:
1.      BAPAK CAMAT TANJUNG PURA.
2.      KEPALA DESA PEMATANG SERAI
3.      BPD DESA PEMATANG SERAI.
4.      LPMD DESA PEMATANG SERAI.


1.    PAIMIN
2.    SUGIMEN
3.    WAGIMUN
4.    ROBANGI



PARIANTO
SUHARDI
BOYRAN
EKO NUANSYAH
YAHYO




RASINO
1.    KASDI 
2.    PARSINO  
3.    KASDI
4.    WARIYO                                                                                                                      
         
  
               
KASNO                                               
1.    SAINI
2.   PARSINO
3.   SELAMAT
4.   MUKIO

MUSRENBANG DESA PEMATANG SERAI







Jumat, 14 Agustus 2015

Undangan Renungan suci PPM TAnjun Pura






MARKAS RANTING
PEMUDA PANCA MARGA
KECAMATAN TANJUNG PURA KECAMATAN TANJUNG PURA
Sekretariat     : Jalan  Merdeka  Kerluahan Pekan Tanjung Pura   20853
 

        Tanjung Pura,  15 Agustus  2015
Nomor         :  005/MRN-PPM/TP/VIII/2015
Lamp           :  -
Hal              :  U N D A N G A N                             Kepada Yth :
                                                                             ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­_______________________
                                                                             _______________________
                                                                                                Di –
                                                                                                             T e m p a t.


                          Merdeka……………merdeka!!!

Sehubungan dengan Upacara renungan suci dan  Upacara detik – detik Proklamasi Kemerdekaan memperingati Dirgahayu HUT Republik Indonesia ke 69 tahun.

Maka dengan ini Maran Pemuda Panca Marga Kecamatan Tanjung Pura mengundang keluarga besar Legiun Veteran Republik Indonesia ( LVRI ) dan rekan –rekan juang untuk hadir pada :

Hari / tanggal          :  Minggu/16 Agustus 2015
Jam                          :  23.00 wib s/d Selesai.
H a l                          :  Upacara renungan suci
Tempat                     :  Makam veteran Di Mesjid azizi Tanjung Pura

Hari / tanggal          :  Senin/17 Agustus 2015
Jam                          :  08.00 wib s/d Selesai.
H a l                          :  Upacara detik-detik Proklamasi kemerdekaan RI
Tempat                     :  Stadiun Nurcahaya  Tanjung Pura

Demikianlah undangan ini disampaikan atas kehadirannya dan kerjasamanya . Kami ucapkan terima kasih.


TANHANA DHARMA MANGRWA
PIMPINAN MARKAS RANTING PEMUDA PANCA MARGA
KECAMATAN TANJUNG PURA

Ketua,                                              Sekretaris,




ASYARI LUBIS                              HASAN ASYARI



TANHANA DHARMA MANGRWA

TATA TERTIB UPACARA APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI DIMAKAM VETERAN PADA HARI MINGGU                           TANGGAL 17 AGUSTUS 2015 MEMPERINGATI HUT REPUBLIK INDONESIA KE- 70 KECAMATAN TANJUNG PURA


HARI/TANGGAL             : MINGGU/16 AGUSTUS 2015
JAM                            : 23.30 WIB.
TEMPAT                       : MAKAM VETERAN DI MASJID AZIZ  TANJUNG PURA
INSPEKTUR UPACARA    : DANRAMIL 11/PT TANJUNG PURA
PERWIRA UPACARA       :
KOMANDAN UPACARA    :


1.    PERSIAPAN APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
·                   SELURUH PESERTA UPACARA UNTUK DAPAT MEMASUKI TAMAN MAKAM VETERAN UPACARA SEGERA DI MULAI.
·                   PEMBAWA OBOR UNTUK DAPAT MENGAMBIL TEMPAT.
·                   PASUKAN DISIAPKAN KOMANDAN UPACARA MENGAMBIL ALIH PASUKAN PESERTA UPACARA.

2.    ACARA POKOK  APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
·       INSPEKTUR UPACARA TIBA DITEMPAT, SELURUH BARISAN DISIAPKAN.
·       LAPORAN KOMANDAN UPACARA KEPADA INSPEKTUR UPACARA
·       PENGHORMATAN PASUKAN KEPADA ARWAH PARA PAHLAWAN DIPIMPIN OLEH KOMANDAN UPACARA
·       MENGHENINGKAN CIPTA DIPIMPIN OLEH INSPEKTUR UPACARA.
·       PEMBACAAN APEL KEHORMATAN OLEH INSPEKTUR UPACARA, LAMPU DIMATIKAN
·       PEMBACAAN DO’A
·       LAMPU DI HIDUPKAN KEMBALI
·       PELETAKAN KARANGAN BUNGA OLEH INSPEKTUR UPACARA
·       PENGHORMATAN PASUKAN KEPADA ARWAH PARA PAHLAWAN DIPIMPIN OLEH KOMANDAN UPACARA
·       LAPORAN KOMANDAN UPACARA KEPADA INSPEKTUR UPACARA
·       INSPEKTUR UPACARA MENINGGALKAN TEMPAT UPACARA
·       BARISAN DIAMBIL ALIH OLEH KOMANDAN UPACARA BARISAN DIBUBARKAN ATAS PERINTAH KOMANDAN UPACARA



APEL KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
KAMI YANG HADIR PADA HARI INI
TANGGAL 17 AGUSTUS 2015 JAM 00.00 WIB
PADA UPACARA MEMPERINGATI AKAN JASA-JASA PAHLAWAN YANG ADA DIMAKAM VETERAN INI BERJUMLAH 93 ORANG  TERDIRI DARI

v ANGKATAN BERSENJATA       : 87 ORANG
v PENGAWAI NEGERI SIPIL      :   4 ORANG
v PAHLAWAN TAK DIKENAL      :   2 ORANG


MENYATAKAN HORMAT YANG SEBESAR-BESARNYA ATAS KEIHKLASAN DAN KESUCIAN PENGORBANAN SAUDARA-SAUDARA SEBAGAI PAHLAWAN DALAM PENGABDIAN TERHADAP PERJUANGAN DEMI KEBAHAGIAN NEGARA DAN BANGSA.

KAMI BERSUMPAH DAN BERJANJI : PERJUANGAN SAUDARA-SAUDARA ADALAH PERJUANGAN KAMI PULA DAN JALAN KEBAKTIAN YANG SAUDARA-SAUDARA TEMPUH ADALAH JALAN KAMI JUGA.

KAMI BERDO’A SEMOGA ARWAH SAUDARA-SAUDARA DITERIMA OLEH TUHAN YANG MAHA ESA SERTA MENDAPAT TEMPAT YANG SEBENARNYA.

TANJUNG PURA, TANGGAL 17 AGUSTUS 2015
JAM 00.00 WIB
ATAS NAMA YANG HADIR DALAM UPACARA
KAMI
INSPEKTUR UPACARA


JF SIHOTANG
KAPTEN INF NRP 573112

Minggu, 09 Agustus 2015

Sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia

PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DALAM MASA PENJAJAHAN BANGSA JEPANG & KAITANNYA DENGAN KEMERDEKAAN RI PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DALAM MASA PENJAJAHAN BANGSA JEPANG & KAITANNYA DENGAN KEMERDEKAAN RI
KONDISI BANGSA PADA SAAT PENDUDUKAN JEPANG Pada awalnya, kedatangan pasukan Jepang di sambut hangat oleh bangsa Indonesia. Namun kenyataanya, pasukan Jepang tidak jauh beda dengan bangsa kolonial lainnya. Malah perlakuan bangsa jepang lebih biadab dan menyengsarakan bangsa Indonesia. Sumber - sumber ekonomi bangsa dikontrol penuh seluruhnya oleh Jepang. Maka penderitaan dan kesengsaraan menyelimuti bangsa Indonesia. Setelah berhasil mengusai wilayah Indonesia, Jepang melihat adanya kemungkinan kesulitan dalam pemenuhan bahan pangan, oleh karena itu , Jepang melakukan perluasan area persawahan, penyuluhan pertanian, pengawasan terhadap penggunaan dan peredaran barang sisa barang, pengawasan terhadap hasil perkebunan, dan peraturan pembatasan alat produksi.
MASALAH TENAGA KERJA A. Pergerakan Pemuda Pergerakan tenaga kerja oleh pemerintah Jepang kebnyakan anggotanya adalah pemuda dan rakyak demi memenuhi kebutuhan bangsa Jepang. Mereka dimasukan dalam organisasi semi-militer bagi yang masih mampu dan sebagin di pekerjakan sebgai romusha. Semenjak itulah menggolongkan para pemuda karma lingkungan dan sosial yang berbeda, yang mampu mendapat pendidikan khusus yang layak dan yang tidak mampu menjadi pekerja yang tak kenal henti. Karena para pemuda memiliki semangat yang lebih dan giat, oleh karena itu pemerintah Jepang menanamkan idealismenya untuk mempropoganda dari pihak barat, bahwa Jepang adalah sama-sama orang asia dan sebagai orang asia mereka senasib dengan orang-orang asia lainnya, karena propaganda itulah para pemuda merasa tidak ada perbedaan atara Indonesia dan Jepang. Sampai-sampai Jepang membuat selogan “Jepang-Indonesia Sama-sama atau Jepang Saudara Tua” karena selogan itu para pemuda memandang Jepang sebagai pembawa perubahan pada awalnya, karena pada masa pndudukan Kolonial (Belanda) sebelunya terlalu diskriminasi, sementara itu Pemerintah Jepang mulai menanamkan kepada pemuda sebuah ideologi, agar para pemuda memiliki sifat Seishin (Semangat), dan Bushido (Jiwa Satria), yang mencerimkan kesetiaan danbati kepada tuannya (Jepang). Penekanan seperti ini ternyata membawa keuntungan pula bagi para pemuda, niat Jepang utuk membuat para pemuda patuh dengan ideologi tersebut namun berbanding terbalik, para pemuda menanamkan semangat tersebut untuk melawan pasaukan Jepang. Sarana yang digunakan oleh Jepang untuk menanamkan idealisme mereka melalui pendidikan Sekolah Rakyat (Sekolah Dasar saat ini), Sekolah Menengah, dan lain-lain, dengan bertambahnya ilmu lewat pendidikan tersebut para pemuda mulai menyadari akan wajah asli Bangsa Jepang saat itu, bahawa Saat pendudukan Jepang atas Indonesia tak jauh beda pada saat Kolonial (Belanda) menduduki Indonesia. B. Organisasi-organisasi Semi Militer Pada tanggal 24 April 1943, di umumkan secara resmi atas di dirikannya dua organisasi pemuda yakni Seinendan (Barisan Pemuda), dan Keibodan (Barisan Pembantu Polisi), dua organisasi ini langsung di tangi oleh Gunseikan (Panglima Tentara). Anggotanya di rekrut dari berbagai tempat dari desa-desa sampai sekolah-sekolah dengan di bekali ke ahlian militer,dan pata bulan Oktober 1944 terbentuklah Josyi Seinendan (Seinendan Putri). Demi keberhasilan organisasi tersebut Pemerintah Jepang membentuk pula Seinen Kunrensyo (Lembaga Latihan Pemuda), yaitu pencetakan kader-kader pemimpin untuk Seinendan, mereka dilatih sesuai dengan kemiliteran namun dalam perang mereka hanya lah pasukan garis belakang atau cadangan. Keibodan merupakan pembatu polisi dalam mengamankan dalam kota yang di bina oleh Keimubu (Departemen Kepolisian), Keibodan dibentuk juga sebagai alat penanaman ideologi Jepang pada para pemuda dan juga untuk mendapat dukungan dari para Nasionalis. Demi tercapainya semua visi dan misi Jepang banyak mendirikan organisasi semi-militer di daeran-daerah dengan nama-nama yang berbeda seperti Bogodan (Sumatra), dan membentuk badan khusus Keibodan yang bernama Borneo Konan Hokokudan di Kalimantan hampir di seluruh Indonesia terbentuk badan tersebut, selain para pria ada juga badan khusus wanita yaitu Fujinkai Memasuki Tahun 1944 armada Jepang mulai melemah dan satu persatu daerah jajahan Jepang berhasil direbut kembali, oleh sekutu. Oleh karena itu pada tanggal 1 November 1944 Jepang membentuk basisan-barisan atau pasukan semi-militer demi mendukung pasukan utama, seperti Suishintai (Barisan Pelopor), Jibakutai (Barisan Berani Mati) pada 8 Desember 1944, Kaikyo Seinen Teishintai (Hizbullah) barisan ini di benetuk oleh kaum muda islam pada 15 Desember 1944, dan Gakutotai (Barisan Pelajar). Dan Barisan Pelopor adalah barisan pemuda pertama yang di gerakan oleh kaum Nasionalis Indonesia, Ketua yaitu Ir.Soekarno Dan wakilnya R.P.Soroso, Otto Iskandardinata, dan Dr. Buntaran Martoatmodjo. Barisan ini dikenal sebagai Onderbow dari Jawa Hokokai, yang telah membela walau dengan bamboo dan alat seadanya. C. Organisasi – Organisasi Militer Pada bulan April 1943 dikeluarkan pengumuman yang isinya memberrkan kesempatan kepada para pemuda Indonesia untuk menjadi anggota Heiho (Pembantu Prajurit Jepang), ada juga yang disebut PETA (Pembela Tanah Air).pasukan ini di latih oleh intelejen . Setelah pelatihan selesai panglima besar Jepang yaitu Letjen Kumakici Harada Menyarankan agar PETA dibentuk atas inisiatif kesadaran bangsa bugan oleh pemerintahan Jepang, maka dari itu di tunjuklah Gatot Mangkupraja yang lebih dekat oleh para petinggi Jepang di sarankan untuk menulis surat permohonan pembentukan Pasukan PETA Pada 7 September dikirimlah surat tersebut, lalu tidak lama kemudian turunlah keputusanpada tanggal 3 Oktober 1943 yang diberi nama Osamu seirei No.44, yang memutuskan dibentuknya tentara kedaulatan bangsa PETA , ke inginan Pemerintahan Jepang membuat PETA supaya memebantu tentara Jepang pada masa itu namun para nasionalis mulai berpikir akan kedaulatan bangsa Indonesia, dimulailah pemberontakan Peta di Blitar yang dipimpin oleh Supriyadi dan Muradi pada tanggal 14 Februari 1945 , pemberontakan ini karena bangsa Jepang mulai bersikap seperti penjajah sebelumnya dan adanya Romusha. D . Tenaga Romusha Romudha adalah suatu kebiadaban bangsa Jepang atas Indonesia dengan memperkerjakan orang layaknya seorang budak tanpa gaji dan belah kasian demi tercapai tujuan mereka walau harus mengorbankan nyawa sekalipun , dan pelakuan lainnya yang tak layak bagi seorang manusia itulah yang menyebabkan gerangnya bangsa Indonesia Dampam positifnya juga ada sepeti : * Dalam Bidang Politik * Dalam Bidang Ekonomi * Dalam Bidang Pendidikan * Dalam Bidang Kebudayaan * Dalam Bidang Sosial * Dalam Bidang Birokrasi * Dalam Bidang Militer * Dalam Bidang Bahasa E Peristiwa – peristiwa Sebelum Terjadinya Proklamasi Diawali oleh pengakuan menyerahnya pasukan Jepang atas Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945 namu pemerintahan Jepang merahasiakan dari bangsa Indonesia, dan akhirnya diketahui juga lewat siaran tersebut melalui siaran radio oleh BBC (Brithis Broadcasting Corporation) London. Sementara itu, pada tanggal 15 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta baru daja tiba dari Vietnam, Saigon atas panggilan Panglima Mandala Asia Tenggara, Mersekal Terauchi. Dengan inisiatif para pemuda setelah mendengar berita tersebut langsung mengadakan pertemuan di belakang Laboraturium .Bakteriologi Jalan Pegangsaan Timur No 13 jam 08:00 malam pada hari itu juga yang di pimpin oleh Chaerul Saleh membicarakan kesempatan untuk memproklamirkan kemerdekaan karma itu hak bangsa, namu Ir.Soekarno berpendapat bahwa sanya kemerekaan harus di raih karma perjuangan bukan karena kesempatan, disinilah mulai terjadinya perdebatan antara golongan muda dan golongan tua, . Perdebatan ini mendorong golongan muda untuk membawa Soekarno – Hatta, menjauhi pengaruh Pemerintah Jepang, ke daeran Karawang – Renghasdengklok ,seharian penuh mereka disana dengan menempati rumah milik keturunan Tionghoa Ji Ki Song. Disana golongan muda menekan agar Soekarno - Hatta segera memplokamirkan kemerdekaan. dan akhirnya Soekaarno – Hatta setuju , sesegera mungkin mereka mengadakan pertemuan di Jakarta, terjadilah perdebatan antara Ahmad Subardjo (mewakili golongan tua) dan Wikana (mewakili golongan muda). Dari situ terbentuk kesepakatan bahwa proklamasi harus diadakan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 12:00 wib, Lalu berkumpulah mereka di rumah Laksamana Tadashi Maeda di jalan Imam Bonjol No 1 (sekarang menjadi perpustakaan nasional,Depdiknas) sebelumya Laksamana mengajak Soekarno – Hatta dan rombongannya menemui petinggi Jepang ,namun tidak ada kata sepakat, bagai mana pula proklamasi haris di laksanakan itulah yang di perjuangkan Seokarno – Hatta , akhirnya mereka kembali ke kediaman Lamsamana Maeda karena di situlah satu-satunya tempat paling aman dari pasukan Jepang , dan Laksamana Maeda meberikan ruang makanya untuk di jadikan tempat perumusan teks proklamasi yang dirumuskan oleh Ir.Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Ahmad Subardjo dengan mengambil contoh Declaration of Independence (Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat) dengan tanda tangani 13 negara bagian namunb usul itu di tentang oleh Sukarni (salah satu golongan muda) agar teks tersebut di tanda tangani oleh Soekarno – Hatta ,akhirnya usulan tersebut diterima dan ditanda tanganilah proklamasi tersebut.. Soekarno meminta Sayuti Melik untuk mengetik ulang teks tersebut. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dini hari timbulah permasalahan baru dimana harus mengumandangkan proklamasi tersebut sementara itu Sukarni melaporkan Lapangan Ikada (sekarang sebelah tenggara lapangan monument nasional) tealah dipersiapkan segala kebutuhan ,namun segala jalan menuju akses Lapangan tersebut di jaga ketat oleh pasukan Jepang yang di persenjatai lengkap karena takut terjadi bentrokan antara masyarakat Indonesia dengan tentara, akhirnya disepakati proklamasi diadakan di depan rumah Ir.Soekarno Jalan Pegangsaan Timur No 56 Jum’at 17 Agustus 1945 10:00 wib (pertengahan bulan ramadhan) Sebelum pelaksanaan proklamasi walikota Suwiryo memerintah Mr. Wilopo untuk mempersiapkan peralatan dan S.Suhud menyiapkan tiang bendera,setelah itu mulai lah berdatangan para ppemimpin dan penggerak bangsa ,di depan rumah Ir.Soekarno di dampingi Drs. Moh Hatta siap embacakan teks dengsn berdiri tegap sertas suara lantang Pendahuluan teks proklamasi Saudara – saudara sekalian, saya telah meminta saudara hadir di sini untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah bangsa kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan Tanah Air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan itu ada naiknya dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju arah cita-cita. Juga di dalam zaman Jepang usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak akan henti-hentinya. Di dalam zaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyadarkan diri kepada mereka, tetapi hakikatnya kita tetap menyusun usaha kita sendiri, tetapi kita percaya pada kekuatan kita sendiri. Sekarang tibalah saatnya kita bena-benar mengambil nasib Bangsa dan nasib Tanah Air kita dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dengankuatnya. Maka kami tadi malam tidak melakukan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia. Permusyawaratan itu telah seiya sekata kita. Saudara-saudara, dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Dengan Ini Kami. Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 1945 Atas nama bangsa Indonesia Soekarno - Hatta Demikian saudara-saudara, kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat Tanah Air kita dan bangsa kita. Mulai saat ini kita menyusun Negara kita. Negara merdeka Negara Replublik Indonesia merdeka, kekal dan abadi Insya Allah Tuhan Memberkati kemerdekaan kita.